Peduli Korban Gempa Flores, Jokowi Salurkan Ribuan Sak Semen dan Seng

SUARA GIBRAN - Di tengah situasi sulit yang dihadapi warga Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, perhatian besar datang dari sosok yang tak asing lagi, Jokowi. Mantan Presiden ke-7 ini kembali hadir memberikan harapan lewat aksi nyata. Kepergiannya dari pulau kecil itu pada Kamis (17/9/2026) pagi justru meninggalkan jejak kebaikan yang akan langsung dirasakan ribuan warga terdampak gempa.

Jokowi Serahkan Bantuan Material di Kantor Camat Palue

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Camat Palue, disaksikan langsung oleh perwakilan pemerintah daerah. Bukan sekadar simbol, Jokowi menyalurkan 4.000 sak semen, 3.000 lembar seng, dan 100 unit tandon air berkapasitas 1.300 liter. Semua material ini diharapkan menjadi pondasi awal bagi warga untuk membangun kembali rumah dan fasilitas yang rusak akibat guncangan gempa.

Koordinator penyaluran bantuan dari Jokowi di Sikka, Donatus Djago, menegaskan bahwa bantuan tersebut murni bentuk kepedulian pribadi. “Bantuan ini akan disalurkan melalui Pemkab Sikka agar tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelas Donatus. Ia pun berharap material itu bisa mempercepat proses pemulihan pascagempa, terutama untuk perbaikan tempat tinggal dan sanitasi.

Apresiasi Pemkab Sikka untuk Jokowi dan Mas Kaesang

Asisten Administrasi Umum Setda Sikka, Rudolfus Ali, tak kuasa menyembunyikan rasa terima kasihnya. Atas nama Bupati Sikka, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Jokowi dan Mas Kaesang yang telah meluangkan perhatian besar bagi masyarakat Kecamatan Palue. “Ini bukan kali pertama beliau hadir saat kami butuh. Terima kasih banyak, Pak Jokowi, dan tentu Mas Kaesang,” tutur Rudolfus.

Bantuan semen, seng, dan tandon air itu, sambung Rudolfus, akan didistribusikan secara merata ke delapan desa di Kecamatan Palue. Langkah ini memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses pemulihan. Jatah yang adil diyakini mampu mengurangi beban psikologis penyintas yang saat ini masih bertahan di tenda dan hunian sementara.

Perhatian Jokowi kepada masyarakat NTT, khususnya di wilayah terpencil, kembali membuktikan bahwa ikatan kepeduliannya tak berhenti meski masa jabatannya telah berlalu. Bantuan ini bukan hanya melengkapi logistik, tetapi juga menyuntikkan semangat kepada warga Palue untuk bangkit. Dukungan moral semacam ini sering kali lebih berharga di tengah masa pemulihan panjang.

Bantuan dari Jokowi ini menjadi kabar baik yang patut disebarluaskan. Semangat gotong royong yang terpancar dari langkah sederhana ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk turun tangan. Bagikan kabar ini dan mari doakan proses pemulihan di Pulau Palue berjalan lancar. Nantikan informasi terbaru lainnya hanya di Suara Gibran!

Posting Komentar

0 Komentar